Dan belakangan, seorang wanita dikabarkan gagal menikah karena persoalan mahar yang terlalu besar. Melalui postingan yang dibagikan akun Instagram @makassar_iinfo, si wanita yang merupakan keturunan Bugis Makassar meminta uang mahar dengan nilai besar kepada pria yang telah lama menjadi kekasihnya.
Mahar atau uang panai orang Bugis memang dikenal besar, bisa mencapai miliaran rupiah.
Hal ini bukan tanpa alasan. Dijelaskan oleh seorang Budayawan Sulawesi Selatan, Nurhayati Rahman, hal yang sudah menjadi adat istiadat dalam suku Bugis ini bukan semata-mata untuk meraih peruntungan, namun membuat seorang laki-laki tidak dengan mudah menceraikan istrinya.
“Makanya susah untuk mendapatkan orang suku Bugis Makassar, tapi susah pula lepasnya atau bercerai. Dalam artian, tingginya harga panai akan membuat pihak lelaki akan berpikir seribu kali untuk menceraikan istrinya karena ia sudah berkorban banyak untuk mempersunting istrinya. Pada uang panai itulah dilihat kesungguhan sang pria untuk mendapatkan perempuan pujaan hatinya,” terang Nurhayati, dikutip TribunnewsBogor.com.
Namun sayangnya, kekasih dari wanita yang tak diketahui namanya itu tidak menyanggupi, sehingga pernikahan yang telah mereka rancang pun harus kandas.
Selang beberapa waktu, sang mantan rupanya sudah menemukan pujaan hatinya yang baru dan kemudian melaju ke pelaminan.
Si wanita yang sempat menjadi bagian hidupnya turut diundang untuk menjadi saksi kebahagiaan pernikahan mereka. Dan di sinilah, momen haru terjadi.
Saat hendak memberi salam kepada mempelai pengantin, si wanita terlihat tidak bisa membendung rasa sedihnya hingga ia lampiaskan pada sebuah pelukan hangat, yang dilakukan pada mantan kekasihnya maupun dengan pengantin wanita.
Momen pelukan ini lantas menjadi viral di media sosial, dan mendapatkan banyak tanggapan dari warganet.
Peristiwa ini terjadi di Kolaka, Sulawesi Tenggara.
HALAMAN SELANJUTNYA:
loading...
loading...